Seiring dengan meningkatnya aktivitas, popularitas, dan mobilitas, sejak beberapa bulan ini aku akhirnya menjadi anak motor. Status yang sebenernya sempat aku hindari.

Di jalan, beberapa hal-hal unik dan kadang bikin kening berkerut sering aku lihat. Mulai dari zebra cross yang dijajah para pengendara sepeda motor, lampu lalin yang seperti nggak ada fungsinya, angkot yang ngetem sembarangan, dan banyak hal lainnya. Dan satu yang kadang bikin kesel, banyak pengguna jalan, terutama yang beroda empat, yang sering berjalan lambat padahal mereka ada di lajur cepat untuk mendahului.

Kondisi umum jalan di Indonesia adalah jalan 2 lajur untuk 2 arah, tanpa pembatas jalan. Jadi kalo mau overtake, harus sedikit nyerobot lajur berlawanan. Masalahnya, kalo ada mobil yang berjalan lambat dan mepet ke garis tengah jalan, kendaraan lain di belakangnya yang mungkin lagi buru-buru bakal kesulitan overtake. Karena tipikal orang Indonesia yang kurang sabar, bisa dipastiiin klakson dari kendaraan di belakangnya bakal berbunyi nyaring.

Ilustrasinya begini:



Mobil merah berjalan lambat, tapi mepet ke garis tengah jalan. Mobil kuning tampaknya lagi buru-buru. Karena nggak sabaran, dia salip mobil merah yang lambat itu, sampe separuh lebih lajur berlawanan dia ambil. Bakal jadi bahaya kalo dari arah berlawanan muncul kendaraan lain.

Itu sering aku alami...

Lah, rif. Kamu kan pake motor, salip aja dari sebelah kiri. Kan kosong tuh

Teman, percayalah. Aku masih memegang prinsip: The real (Indonesian) man overtake on right. Aku nggak mau nyalip dari kiri. Selain bahaya, kyknya nggak ganteng gitu loh..


Mungkin bakal lebih ganteng kalo pak sopir mobil yang berjalan lambat dan tak terburu-buru itu berjalan sedikit mepet ke sisi jalan sebelah kiri. Jadi kendaraan lain yang mungkin sopirnya lagi kebelet pipis bisa nyalip dengan gampang. Kira-kira begini...


Kamu sering juga nemuin yang begini? Atau justru kamu sering melaju lambat di lajur cepat?