Talk Less Do More!
Sebuah pernyataan yang begitu sering berdengung di telinga. Pernyataan bergaya semboyan yang biasanya melambangkan sikap sedikit bicara dan banyak kerja.

Banyak orang meneriakkan semboyan ini. Tidak sedikit pula yang mengumbar kata-kata sejenis di beberapa jejaring sosial. Seolah menunjukkan bahwa semangat kerja mereka lebih tinggi daripada kuantitas suara mereka.

Lalu apa masalahnya?


Mari kita lihat diri kita...

Seringkali kita terlalu keras menyuarakan semboyan ini. Dengan semangat berapi-api...
Namun...
mungkin karena terlalu keras, kita justru lupa...
Kita lupa...
Kita lupa kapan harus do something more 

note: tulisan ini khusus aku tujukan untuk kaum-kaum yang terkadang terlalu sering "menyuarakan" aspirasi rakyat. Namun, terkadang lupa, kapan mereka bisa melakukan sesuatu yang MORE untuk rakyat...